Breaking News:
RSS
Tools
Sep 8

Cahaya Iman

Seekor Lalat dalam Cerita Aa Gym

Seekor Lalat dalam Cerita Aa Gym

Islamic Zone | 22 Aug 2010 Hits:45

Tanpa terasa sepuluh hari shaum telah terlewati. Patut kita syukuri sepertiga bulan penuh rakhmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka itu, sudah kita cicipi. Hal lazim jika pada sepuluh...

Read more

Seputar UKM

Presiden Sudah Jelaskan Pencanangan Lumbung Ikan

Presiden Sudah Jelaskan Pencanangan Lumb

Seputar UKM | 22 Aug 2010 Hits:44

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menjelaskan alasannya tidak mencanangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional pada puncak kegiatan bahari internasional di Ambon, 3 Agustus lalu."Kepala Negara di...

Read more

Kewirausahaan

Lampung Selatan Kembangkan Kambing Etawa, Brahma

Lampung Selatan Kembangkan Kambing Etawa, Brahma

Kewirausahaan | 22 Aug 2010 Hits:40

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan mengembangkan peternakan kambing di kawasan terminal agribisnis dalam waktu dekat ini. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Khandri di Kalianda, Sabtu, mengatakan pengembangan peternakan kambing yakni jenis kambing peranakan etawa dan brahma...

Read more
IT UKM
Merger Fleksi dan Esia PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 20 June 2010 12:40
There are no translations available.

Jakarta - Penggabungan Esia dengan Telkom Flexi diharapkan tidak menimbulkan praktik monopoli dalam bisnis. Penggabungan dua operator CDMA terbesar itu diharapkan tetap dilakukan dalam koridor bisnis yang sehat.

"Saya kira dihindari monopoli, saya tetap berpesan kalaupun ini terjadi penggabungan harus tetap dalam koridor bisnis yang sehat sebagai pelaku bisnis telekomunikasi," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar, saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (10/6/2010).

Flexi saat ini tercatat sebagai operator CDMA terbesar pertama di Indonesia, sementara esia yang dimiliki oleh PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) merupakan operator CDMA terbesar kedua.

Lembaga pemeringkat, Fitch Ratings sebelumnya mengatakan, hingga akhir tahun 2009, Telkom-Flexi tercatat memiliki 15,1 juta pelanggan, sementara Bakrie Telecom memiliki 10,6 juta pelanggan. Gabungan keduanya akan menciptakan operator dengan pelanggan terbesar keempat di Indonesia, dibelakang PT XL Axiata Tbk yang memiliki 31,4 juta pelanggan hingga akhir tahun 2009.

Mustafa menyatakan pihaknya sudah memberikan sinyal merestui penggabungan kedua provider CDMA tersebut walaupun surat balasan kepada pihak Telkom atas permintaan gabungan tersebut belum diberikan.

"Iya secara resmi belum dibalas, tapi secara prinsip sudah oke, go. Sudah bilang ke Pak Rinaldy (Dirut Telkom), secara prinsip oke. Sekarang tahapnya adalah melanjutkan negosiasi pihak sana-pihak sini bertemu untuk mencari formula yang win-win," tegasnya.

Mustafa menilai penggabungan dua operator CDMA tersebut merupakan penambahan kekuatan bagi Telkom.

"Itu aksi korporasi. Kalau mereka minta arahan dari Kementerian wajar-wajar saja secara prinsip kita melihat gabungan itu positif, penambah kekuatan bagi Telkom," ujarnya.

Ia melihat penggabungan itu bukan mengisyaratkan Telkom mengalami kerugian. Hal tersebut, lanjutnya, terlihat dari jumlah pelanggan Telkom yang justru lebih banyak dari Esia. Telkom memiliki 15 juta pelanggan, sedangkan Esia 10-12 juta pelanggan.

"Tidak rugi. Dan mereka juga saya rasa Pak Rinaldy sudah ada hitung-hitungan pasti sehingga merasa ada keyakinan kerjasama ini lebih keuntungan dari tidak. Kita kan sekitar punya 15 juta pelanggan, mereka kan 10-12 juta pelanggan, kalau ini dikerjasamakan menjadi satu kekuatan yang solid mungkin lebih mudah mengejar pertumbuhan," urainya.

(detikinet)

 
90. 000 SME is empowered Over Technology PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 20 June 2010 11:51
small enterprise businesman and intermediate scale (SME) unmitigated it has a lot of chance to raise its effort if they be not been dazed with outgrows it supporter cost expenditure carries on business as technology of information (TI).
 
Traksaksi Online Tembus 35 T PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 20 June 2010 11:42
There are no translations available.

1Transaksi perdagangan online atau e-commerce lewat internet di Indonesia sudah sangat besar. Tahun 2009 lalu saja nilainya menembus angka Rp 35 triliun. Namun sayang, industri ini belum dinikmati pasar dalam negeri.

Demikian diungkap Lembaga Riset Telematika Sharing Vision saat menggelar workshop 'State of The Art Global Electronic & Mobile Micropayment & Mobile Remittance' di Royal Plaza, Singapura.

"Berdasarkan data dari IDC tahun 2009, tercatat nilai perdagangan lewat internet di Indonesia mencapai sekitar $ 3,4 miliar atau setara dengan Rp 35 triliun," kata Chairman Sharing Vision, Dimitri Mahayana.

Namun sayangnya, potensi luar biasa besar ini belum bisa ditangkap oleh pemain lokal. Transaksi online tersebut masih dikuasai oleh pemain asing. Pun demikian, dirinya optimistis bahwa pemain lokal bisa berkembang asalkan para pemilik situs e-commerce dapat menyediakan platform transaksi secara global.

"Metode pembayaran pada transaksi internet masih dominan dilakukan melalui kartu kredit dan kartu debet. Berikutnya adalah dengan Paypal, transfer bank serta cash on delivery (CoD)," paparnya.

Ditambahkan oleh pria yang akrab dipanggil Pak Dim ini, dengan mengikuti platform transaksi yang lazim dilakukan, sebenarnya akan semakin membuka peluang bagi e-commerce dalam negeri.

"Semakin banyak pengakses situs mereka, ini akan mendorong pemilik situs untuk menyediakan global platform payment. Sehingga memudahkan pengakses untuk bertransaksi. Karena semakin mudah, cepat dan aman, maka bisa meyakinkan pengakses untuk transaksi," jelasnya.

Optimisme tersebut cukup beralasan. Pasalnya, berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Forrester Research, tahun 2010 ini potensi pasar e-commerce secara global mencapai US$ 172,9 miliar.

(detikinet)

 
Perlunya UMKM Memperkuat dengan IT PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 03 May 2010 09:26
There are no translations available.

it_ukmJAKARTA (Bisnis.com): Pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM) Indonesia harus diperkuat dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi modern  agar memiliki daya saing kuat menghadapi kompetitor asing yang terus memasuki pasar Indonesia.

”Tanpa dukungan kekuatan tersebut, sektor riil kita sulit menghadapi persaingan global, terutama menghadapi pasar bebas dengan negara Asean, terutama China,” ungkap Staf Ahli Bidang Pemanfaatan Teknologi Kementerian Koperasi dan UKM Wayan Suarja kepada Bisnis, hari ini.

Dengan penerapan teknologi modern, KUMKM Indonesia baru bisa kompetitif dengan China yang telah lebih dulu memanfaatkannya. Hal itu dibuktikan dengan penawaran berbagai produk yang nilai jualnya rata-rata di bawah komoditas nasional.

Read more...
 
SEO CONTEST 2010 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 25 January 2010 08:15
There are no translations available.

Ini ada info SEO Contest, buat para webmaster, it's a challange...

Selamat datang di kontes SEO Astaga!com, kontes SEO dengan total hadiah lebih dari 30 Juta Rupiah ini diadakan dalam rangka ASTAGA REBORN. Selamat berlomba dengan jujur dan menjunjung tinggi sportivitas. Pastikan terlebih dahulu membaca semua peraturan yang ditetapkan dan terus mengikuti berita terbaru seputar kontes SEO Astaga!com.

Last Updated on Monday, 25 January 2010 08:22
Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 2