|
Ponsel Qwerty Facebook Dijual Rp 299 Ribu |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 20 December 2009 21:05 |
|
HT Mobile, salah satu merek ponsel lokal di tanah air mengadakan promo khusus. Salah satu produk terbarunya, yakni HT Mobile G10 Link, yang resminya dijual seharga Rp 499 ribu, khusus hari ini dilepas di harga Rp 299 ribu.
Adapun penjualan ponsel Qwerty dual on GSM-GSM tersebut akan dilangsungkan di Main Atrium, Ground Floor Ratu Plaza, 15 Desember 2009 antara pukul 12.00 sampai 21.00.
G10 Link, ponsel Facebook murah meriah tersebut memiliki sejumlah fitur. Selain dapat digunakan untuk berbagi cerita lewat Facebook, update status di Twitter hingga chatting dengan eBuddy bisa dilakukan dengan mudah.
Untuk konektivitas, G10 Link menyediakan koneksi internet berbasis GPRS Class 12. Adapun fitur seperti radio FM, kamera VGA yang juga mendukung perekaman video, pemutar MP3, dan voice recorder melengkapi fitur multimedia ponsel ini.
HT Mobile juga menggandeng Bank Mandiri untuk bekerjasama dalam penjualan ponsel tersebut. Dengan harga yang ditawarkan, pemilik kartu kredit Mandiri juga bisa membawa pulang ponsel dengan cicilan 0% selama 3 bulan.
(vivanews.com)
|
|
Antrean HT Mobile Pecahkan Rekor |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 20 December 2009 20:57 |
SURABAYA POST - Pengamat telekomunikasi Herry SW mengatakan, penjualan HT Mobile yang diantre ribuan warga kota Surabaya ini memecahkan rekor antrean ponsel di kota tersebut sampai saat ini.
“Sebelumnya harga promo termurah dipegang Nexian di TP dengan harga Rp 600 ribu. Sekarang ini lebih gila lagi sampai Rp 300 ribu. Nggak heran kalau antrenya sampai kayak gitu,” kata Herry dihubungi Sabtu (19/12) pagi tadi.
Selain HT dan Nexian, Dezzo pun pernah mengadakan acara serupa. Namun berdasarkan pengamatan HSW, panggilan akrab Herry SW, tidak sampai sefenomenal ini.
“Ya karena harga murah, model qwerty dan di akhir tahun pula. Mungkin kan orang-orang ada yang dapat bonus akhir tahun jadi dibelanjakan sekalian,” tambah HSW.
Menurut HSW, booming ponsel qwerty di Indonesia tidak lepas dari laris manisnya BlackBerry. Ponsel cerdas bikinan Research in Motion (RIM) asal Kanada itu memang seakan sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat saat ini. Sehingga, bagi mereka yang dananya terbatas pun harus cukup puas menenteng ‘BlackBerry jadi-jadian alias BlackBerry abal-abal’.
Saking booming-nya BlackBerry, HSW menyatakan dari beberapa antrian yang pernah dipantaunya, termasuk hari ini, ada juga yang tidak tahu merk ponsel yang dibelinya. “Yang penting kaya BlackBerry, yang penting Qwerty,” ujarnya.
Tidak dipungkiri, aplikasi Facebook juga menjadi daya tarik ponsel-ponsel rilisan baru ini. Bahkan di Asia, Indonesia termasuk dalam tiga besar pengakses Facebook terbesar. Melihat animo masyarakat saat ini, HSW memprediksi demam ponsel qwerty masih akan bertahan hingga pertengahan tahun depan.
Sedangkan menurut Bagong Suyanto, sosiolog Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga, Surabaya, antusiasme masyarakat terhadap perkembangan dunia teknologi, khususnya produk handphone, adalah hal yang wajar.
Masyarakat Indonesia hari ini, kata dia, merupakan masyarakat yang bukan lagi berada di level masyarakat modern, melainkan masyarakat virtual atau yang lebih dikenal dengan istilah virtual generation. Pada level itu, papar Bagong, masyarakat akan selalu merasa haus akan perkembangan teknologi sebagai imbas dari kebutuhannya terhadap informasi.
“Ini dalam skala besar adalah merupakan gerakan reformasi informasi di kalangan masyarakat. Maka jangan heran kalau ipod, laptop, atau HP sebagai produk yang paling elementer menjadi sangat diburu dewasa ini,” tuturnya.
Selain itu, hal lain yang turut mendorong fenomena ini, Bagong mengungkapkan adalah faktor mode. “Masyarakat kita hari ini bukan lagi masyarakat yang secara murni mementingkan harga murah semata, namun juga telah dipengaruhi oleh mode yang sedang in saat ini,” tukasnya.
Menurut dia, ini lagi-lagi merupakan ciri karakter masyarakat yang telah masuk era postmodern. Era yang disebut juga sebagai era postindustrial tersebut telah membuat masyarakat lebih concern terhadap hal-hal yang berbau pencitraan diri.
“Dan virtual generation merupakan bentuk lain dari masyarakat postmodern di mana urusan selain harga juga menjadi penting, seperti mode dan imej,” ungkapnya.
|
|
|
Kerja Sama Twitter dan Facebook |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 20 December 2009 19:12 |
Kabar gembira buat penggemar facebook. Facebook dan situs jejaring sosial rivalnya, Twitter, telah bekerja sama membuat langkah baru untuk membantu user melakukan share informasi. Facebook yang menjadi top situs jejaring sosial, minggu ini mulai menguji sebuah fitur baru yang didesain untuk membantu posting status di jaringannya dan sekaligus secara otomatis tertampil di Twitter.
Hal tersebut disampaikan oleh Malorie Lucich, juru bicara Facebook, walaupun ia tidak menyebutkan kapan fitur ini akan resmi diluncurkan.
Improvisasi ini dapat membantu user share informasi setelah Facebook melakukan perubahan setting privacy situs tersebut. Pergerakan Facebook dan Twitter ini kemudian masih menimbulkan prokontra untuk para pengacara yang akhirnya mengkritisi Facebook, karena kebanyakan dari mereka mendapatkan status unfriend di Facebook.
Setting privacy Facebook yang baru telah menggabungkan pilihan privacy dan membuatnya menjadi group dalam satu interface. Kini pengguna Facebook dapat membangun setting privacy untuk setiap item yang mereka posting di situs tersebut, dengan menggunakan menu drop down
|
|
Mobile Broadband 4G LTE Diluncurkan |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 20 December 2009 08:39 |
|
Bersiaplah menyambut kehadiran layanan jaringan super cepat. Layanan berbasis jaringan mobile broadband 4G LTE (Long-term Evolution) yang akan mampu melaju dengan kecepatan hingga 100Mbps sudah diluncurkan oleh TeliaSonera secara komersial di Oslo dan Stockholm beberapa hari lalu.
Setelah dibicarakan sejak beberapa bulan lalu, akhirnya TeliaSonera lah menjadi operator pertama yang meluncurkan layanan mobile broadband 4G LTE. Namun untuk sementara waktu, layanan mobile broadband ini baru bisa dinikmati di Norwegia dan Swedia.
Perlu diketahahui layanan mobile broadband 4G LTE diklaim mampu meluncur dengan kecepatan hingga 100Mbps. Namun jika diukur secara benar, kecepatan sebenarnya hanya tercatat antara 70Mbps hingga 80Mbps. Meski kurang dari yang dijanjikan, namun tetap saja lebih cepat 10 kali dibanding layanan HSDPA yang hanya mampu melaju dengan kecepatan maksimal 7Mbps.
Untuk bisa menggunakan layanan mobile broardband 4G LTE, cukup dengan menggunakan dongle atau modem yang telah mendukung teknologi 4G. Namun sayang, untuk saat ini layanan mobile broardband 4G LTE belum bisa dinikmati dengan menggunakan ponsel, karena memang sampai saat ini belum ada ponsel yang memiliki fitur tersebut.
Menurut perwakilan dari operator TeliaSonera, mereka mengaku sangat bahagia dan bangga bisa menjadi operator pertama yang menyediakan layanan 4G meskipun menurut definisi IEEE bahwa layanan mobile broadband 4G memiliki kecepatan minimal 100Mbps untuk bisa masuk kategori 4G.
Meski demikian, menurut salah satu sumber lain mengatakan bahwa TeliaSonera mengaku akan berusaha untuk meningkatkan kecepatan layanan mobile broadband 4G LTE hingga 100Mbps sesuai dengan kecepatan yang dijanjikan dan bisa masuk kategori mobile 4G seperti definisi dari IEEE.
Kalau begitu, tidak lama lagi layanan jaringan super cepat sudah bisa dinikmati juga di seluruh dunia. Semoga saja layanan mobile broadband 4G bisa masuk dan dinikmati di Indonesia dalam waktu dekat.
Sumber (matanews.com)
|
|